Mekanisme pengumpulan sampah

Peneliti melakukan pra-riset ke Dinas Kebersihan Kota Bekasi pada tanggal 31 Januari 2013. Menurut salah satu pegawai Dinas Kebersihan, Ibu Kiswatiningsih, mekanisme pengumpulan sampah di Kota Bekasi masih menggunakan paradigma kumpul Рangkut Рbuang dengan cara door to door untuk lingkungan perumahan sedangkan untuk lingkungan perkampungan diberlakukan titik jemput. Titik jemput dimaksudkan, karena wilayah perkampungan sulit dijangkau dengan truk sampah, maka dikumpulkan dengan gerobak sampah lalu kemudian dipindahkan ke truk sampah pada waktu tertentu.

Dalam hal pengumpulan sampah, yang menjadi kendala adalah pemisahan sampah rumah tangga. Masih sulit dipisahkan antara sampah organik, anorgank dan B3 seperti batrei, lampu dan lain sebagainya.

Setelah melakukan pengumpulan sampah, sampah-sampah tersebut dibawa ke TPA Sumur Batu. Kondisi saat ini TPA Sumur Batu sudah sangat penuh, dimana luas wilayah nya hanya 10 hektar dan hanya bisa menampung sampah sampai tahun 2011, namun sampai sekarang masih tetap mendapat pasokan sampah.

Bagaimanakah pendapat anda mengenai hal ini? Bagaimanakah mekanisme pengumpulan sampah di tempat anda tinggal?

Mohon komentarnya. terimakasih.

Advertisements